Menteri Luhut Kunjungi Larantuka, Dukung Pengembangan Infrastruktur
![]() |
| Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tiba di Larantuka, Selasa 31 Oktober 2017 (Foto : Humas Pemkab Flotim) |
JURNALTIMUR.COM,- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar
Panjaitan, Selasa 31 Oktober 2017 berkunjung ke
Larantuka-Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT. Kunjungan ke Larantuka ini merupakan
bagian dari kunjungan selama dua hari di NTT yaitu pada Senin 30 Oktober- Selasa 31 Oktober 2017.
Tiba di Bandara Gewayan Tanah Larantuka, Selasa pagi, Menteri Luhut disambut Bupati
Flores Timur Anton Hadjon dengan upacara adat dan langsung mengenakan sarung adat Lamaholot Flotim. Gubernur NTT Frans Lebu Raya tampak mendampingi Menteri
Luhut.
Selama di Larantuka, Menteri Luhut melakukan serangkaian kegiatan diantaranya meninjau Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI)
Larantuka, meninjau lokasi pembangunan Jembatan
Pancasila Palo Tanah Merah. menemui petani mente di perkebunan Jambu Mete di Welo
Kecamatan Lewolema dan ikut hadir dalam kegiatan pengeresmian Taman Doa Fatima San Dominggo.
![]() |
| Menko Luhut berbincang dengan siswa di Perkembunan Mente |
Dalam kunjungan ini Menteri Luhut mengatakan akan membantu pengembangan infrastruktur di
Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Menteri Luhut berharap agar Flotim bisa mengekspor ikan dan produk unggulan ke luar negeri langsung dari Flotim.
Terkait dengan itu, Menteri Luhut mengatakan Bandar Udara Gewayan Tanah Larantuka perlu diperpanjang
sehingga ekspor ikan dari Larantuka bisa berjalan lancar. Jembatan Pancasia-Palmerah, kata Menteri Luhut harus
dibangun karena bisa mengatasi masalah listrik di Larantuka. Sementara pembangunan Dermaga Kontainer di Wello, Larantuka,
dilakukan guna mendukung program tol laut.
Dalam kunjungan ke perkebunan mente, Luhut menyempatkan waktu berbicara dengan anak-anak petani yang ada di lokasi kunjungan itu. Kepada anak-anak yang mengenakan seragam sekolah SD dan SMP itu, Luhut memotivasi agar selalu rajin belajar dan tidak perlu malu sebagai anak petani. Luhut meminta kepada orangtua agar mendukung pendidikan anak-anak sampai ke Perguruan Tinggi.
Hadir dalam peresmian Bukit
Doa Fatima San Dominggo, Larantuka, Luhut ikut menyaksikan penandatanganan prasasti peresmian. Empat uskup hadir dalam acara peresmian Bukit Doa diantaranya, Sekertaris
Jenderal Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) yang adalah Uskup Bandung Mgr.
Anton Subianto Bunyamin, OSC, Uskup Agung Ende Mgr. Vinsensius Sensi Potokota,
Pr, Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, dan Uskup Larantuka Mgr.
Frans Kopong Kung, Pr.
Dalam sambutan Luhut menekankan aspek ketangguhan iman dalam memupuk
persaudaraan dan toleransi. Luhut berharap dengan peresmian Bukit Doa Fatima ini, iman umat
Katolik di kota Larantuka dan Flores Timur pada umumnya semakin teguh, hidup
rukun dan damai dalam kebersamaan.(* Ben)


Tidak ada komentar