Plt.Bupati Intan Jaya : “Masyarakat Tidak Boleh Halangi Kandidat Berkampanye”
![]() |
Kampanye Damai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Intan
Jaya, di Sugapa, Kamis 24 Nov 2016 (foto : Yoakim)
|
JURNALTIMUR.COM,- Plt.Bupati Intan Jaya Fransiscus Xaverius
Mote mengatakan masyarakat tidak boleh
menghalang-halangi setiap kandidat yang ingin berkampanye. Masyarakat harus
mendengar kampanye setiap kandidat untuk
kemudian menenutukan pilihan.
Plt.Bupati
Intan Jaya Fransiscus Xaverius Mote menempaikan
hal itu dalam sambutan pada acara kampanye Damai Pasangan Kandiat bupati dan
wakil bupati Intan Jaya di Lapangan Yokatapa Distrik Sugapa -Intan Jaya –Papua,
Kamis 24 November 2016.
Mengawali
sambutanya, Mote mengajak
semua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati serta seluruh masyarakat yang
hadir memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang maha Esa karena dengan rahmat-Nya,
semua bisa berkumpul.
Selanjutnya Mote mengatakan kehadirannya di Intan Jaya tidak
menentukan dari empat pasangan siapa pemenang dalam pilkada ini.
“Saya tidak
dibayar-bayar oleh siapapun dengan uang atau saya bias diiming-imingkan dengan
sesuatu jabatan, saya tidak mencari uang dan jabatan karena saya adalah pejabat
provinsi, kepala Dinas perikanan dan kelautan jadi saya tekankan lagi saya tidak
memihak kepada siapa-siapa,” tegasnya.
Dia
menjelaskan, kehadirannya di Intan Jaya sesuai perintah Menteri Dalam Negeri, melalui
Gubernur untuk menyiapkan, memfasilitasi dan mengawasi penyelenggaraan
pemilihan Bupati ini agar berjalan baik tanpa ada masalah.
“Sampai hari
H masyarakatlah yang memilih mereka bukan saya jadi jangan salahkan saya. Dengarkan
baik-baik visi-misi mereka saat kampanye dan mengikuti kampanye dengan 4
kadidat dengan baik dan jangan
menghalang-halangi pasangan tertentu saat kampanye,"ujarnya.
Kepada komisioner
KPU Intan Jaya, Mote berharap agar melaksanakan
dengan transparan, bermartabat, dan berintegritas.
“ Pemilu
damai adalah Damai di Hati, dengan Tuhan dan Damai dengan sesama. Orang yang
damai dengan Tuhan dan damai dengan masyarakat dia lah yang memiliki hidup ini.
Kalau dia tidak damai dengan Tuhan maka pasti dia tidak damai dengan
manusiannya juga. Intan jaya harus menunjukkan kejayahan agar damai di hati,
damai dengan Tuhan dan Damai dengan sesame masyarakat,” katanya.
Sementara
itu Kapores Paniai dalam sambutannya menghimbau
masyarakat untuk menjaga ketentraman,
kedamaian dan melaksanakan secara jujur dan damai.
Pasangan
calon jangan mengorbankan masyarakat demi kepentingan pejabat tertentu. Jangan
ada kecurigaan antara sesame pasangan balon. Kalau ada yang melanggar atau
menyinggung maka laporkan kepada Panwas.
“Kami
komitment bahwa siapaun yang terlibat miras saya sebagai kapolres tidak akan
mentolelir. Kami hadir disini untuk memberikan aman, nyaman, damai dan
ketentraman masyarakat,”tegasnya.
Dandim 1705
Nabire mengatakan TNI hadir untuk mengawal dan membantu tugas
kepolisian agar pemilihan ini berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan
bersama.
“Saya
harapkan agar pemilihan ini berjalan baik mulai dari tahapan kampanye sampai
dengan hari H dapat kita berikan hak suara sesuai dengan hati Nurani kita. Betul
kita harus sepakat agar pesta rakyat ini berjalan baik, tidak ada kebencian,
tdk ada perkelahian, tdk ada peperangan dan lain-lain yang bertentangan dengan
kedamaian. Kami TNI dan polri bukan musuh tetapi kami datang dan siap untuk
mengawal pesta rakyat ini,” ujarnya. (ben)

Tidak ada komentar