BreakingNews

Irjen Pol Paulus diangkat jadi Kapolda Sumut, Presiden Jokowi Dipuji Rakyat Papua

JURNALTIMUR.COM---Jabatan Kapolda Sumatera Utara akan diisi seorang jendral polisi yang berasal dari Papua. Menanggapi hal ini, komunitas pengusaha muda Papua memberikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo karena mengangkat Irjen Polisi Drs Paulus Waterpauw menjadi Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Komunitas pengusaha muda Papua ini berhimpin di bawah payung Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (HIPMAS Papua).
Irjen Pol Drs Paulus Wataerpauw (ist)

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada  bapak Presiden RI Ir Joko Widido karena telah mempercayakan putra terbaik, anak asli Papua yaitu  Irjen Pol Drs Paulus Wataerpauw sebagai Kapolda Sumatera Utara berdasarkan surat telegram kapolri nomor ST/1408/VI207 tanggal 02-6 2017  untuk mengantikan Irjen Pol Rycko Amelza,” tulis Hipmas Papua dalam pers release nya kepada media ini (04/6/17).    

Menurut Ketua Umum Hipmas Papua, Hendrik Yance Udam, pengangkatan Irjen Pol Paulus ini merupakan suatu kebangaan bagi mereka. “Kami orang asli Papua sungguh bangga, sebab sejak berintegrasi dengan Indonesia dari tahun 1962,  baru sekarang dalam masa pemerintahan ini, Bapak Jokowi, baru ada putera asli Papua menjadi kapolda di Sumatera,” ungkap Hendrik Yance Udam.

“Baru pertama kali terjadi dalam sejarah kepolisian bahwa putra asli Papua, walaupun hitam kulitnya, keriting rambutnya, namun di percaya menjadi kapolda di  provinsi Sumatera Utara, artinya putera Papua menjadi pemimpin di tubuh polisi RI dengan pangkat Irjen Pol," imbuh Hendrik Yance.

Ketua Hipmas Papua Hendrik Yance Udam
(biru) 
Lebih jauh komunitas masyarakat Papua ini melihat pengangkatan putera Papua menjadi kapolda Sumut, sebagai bukti kongkrit bahwa Presiden Jokowi tidak hanya memperhatikan Papua dalam soal membangun infrastruktur saja. “Tidak hanya membangun infrastruktur di tanah Papua namun beliau juga  serius  dan mampu menyiapkan sumber daya manusia, orang asli Papua untuk menjadi pemimpin bangsa kedepan di NKRI,” tegas ketua umum Hipmas Papua.

Komunitas ini juga berharap agar bukan hanya di jajajaran TNI dan Polri saja melain, tetapi juga di bidang lain seperti dunia kewirausahan.

Hendrik sebagai ketua Hipmas Papua, Hendrik  mengajak seluruh rakyat di provinsi Papua dan Papua Barat untuk bergandengan tangan menjaga pemerintahan Presiden Jokowi dan sekaligus menjaga NKRI. “Semuanya itu perlu dijaga untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” pungkasnya. (HYU/pan)

Tidak ada komentar