PILKADA : Empat Keramat Kehidupan
Oleh : Kopong Hilarius
MANUSIA dan makluk hidup lain di dunia ini akan musna jika
salah satu dari empat unsur ini tidak ada atau tercemar. Keempat unsur itu
adalah air, udara, api dan tanah. Kita semua setuju, bukan?
Kesempatan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini, saya ingin mengajak kita
semua jeli melihat visi dan misi pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada ini; apakah mereka sudah
menempatkan Empat Keramat Kehidupan ini yaitu unsur air, udara, api dan tanah
sebagai dasar dari visi dan misi mereka?
![]() |
| Kopong Hilarius |
Jika Empat Keramat ini tidak
diperhatikan maka apa pun yang ditawarkan tidak akan membawa kesejahteraan bagi
masyarakat Lamaholot. Mengapa? Karena apa yang dibuat tanpa dasar. Empat Kramat
Kehidupan ini akan tidak membumi sehingga hasilnya tidak berkelanjutan
(sustainable), bahkan tidak bertahan lama karena program itu tidak berdiri di
atas empat kaki Keramat ini.
Mari kita telusuri satu persatu secara singkat.
AIR
Berbicara tentang air kita tidak hanya sebatas berbicara
tentang pengadaan air minum tetapi lebih dari itu kita harus berbicara tentang
pelestarian sumber air dan pemanfaatannya.
Pelestarian air sangat amat penting
sebab tanpa ada kegiatan pelestarian sumber air yang serius, kita tidak bisa
memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga, kebutuhan industri (rumah makan,
hotel, toko dll) dan kebutuhan pertanian (pengairan kebun, minuman ternak, ikan
air tawar dll).
Jadi pelestarian sumber mata air seharusnya menjadi salah satu
program utama pemerintah lima tahun mendatang.
Di samping melestarikan sumber air, perlu dilakukan juga
program pemanfaatan air dengan membangun jaringan perpipaan untuk masyarakat
yang membutuhkannya dan pembangunan irigasi untuk lahan-lahan yang berada di
sekitar aliran air. Perlu juga, membangun kolam-kolam ikan di tempat-tempat yang
memungkinkan.
Dalam kaitan dengan pemanfaatan air, perlu juga dilakukan
pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) sehingga mampu memanfaatkan air secara
maksimal.
Selain itu air laut pun perlu dioptimalkan pemanfaatannya
dengan meningkatkan cara penangkapan yang lebih ramah lingkungan sehingga
trumbu karang tempat tinggal ikan terlestarikan. Jika terumbu karang tumbuh
dengan baik maka populasi ikan pun akan meningkat.
Di samping itu pantai-pantai
yang air lautnya masuk jauh ke dalam, bisa dibendung untuk dijadikan empang
pemeliharaan ikan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pantai itu.
UDARA
Penghijauan daerah tangkapan air sebagai upaya untuk
melestarikan sumber mata air secara tidak langsung berperan untuk memperbaiki
kualitas udara di atmosfir. Semakin banyak tumbuhan semakin banyak pula oksigen
yang dilepas ke udara sehingga kualitas udara akan lebih baik.
Kualitas udara
yang sehat akan berdampak pada curah hujan yang lebih teratur sehingga tidak
terjadi gagal panen sebagaimana yang dewasa ini sering kita alami.
Upaya perbaikan kualitas udara ini juga dilakukan dengan mengurangi
asap kendaraan bermotor yang dewasa ini sudah semakin menjamur.
Semestinya kita
tidak usaha naik kendaraan bermotor kemana-mana sebagaimana yang kita lakukan
dewasa ini. Kita semestinya berjalan kaki jika pergi ke kebun atau tempat
tujuan yang dapat kita jangkau dengan jalan kaki dalam waktu singkat.
Dengan
berjalan kaki, kita mengurangi asap beracun yang keluar dari kenal pot
kendaraan bermotor sekaligus kita menjaga kesehatan kita karena berjalan adalah
salah satu olahraga. Banyaknya olahraga akan membuat kita kuat dalam menghadapi
serangan penyakit.
TANAH
Tanah yang memberi kita hidup. Di tanah ini timbulnya mata
air yang memberi hidup dan juga di tanah ini pula tumbuh dan hidup tanaman dan
hewan yang menjadi sumber makanan kita. Oleh karena itu kita harus menjaga dan
merawat serta mengelola tanah sebaik-baiknya.
Menjaga dan merawat tanah secara baik, berawal dari
pengelolaan tata guna tanah, yaitu pemanfaatan tanah sesuai dengan fungsinya.
Di sini perlu ada peraturan yang jelas tentang lahan untuk pemukiman, lahan
untuk industri, lahan untuk kegiatan ekonomi, lahan usaha tani, lahan untuk
tempat pembuangan sampah dll. Dalam setiap wilayah ini, harus ditata secara
baik sehingga memiliki nilai keharmonisan dan nilai keasrian.
Lahan-lahan untuk pertanian harus diperhatikan sedemikian
rupa supaya kesuburannya dapat terlestarikan. Hal ini dapat dilakukan dengan
mengembangkan sistem pertanian yang sustainable (yang berkelanjutan),
sebagaimana telah dilakukan oleh nenek moyang kita selama ini.
Sistem pertanian
tumpang sari yang diperaktek oleh kita selama ini perlu dikembangkan lagi
sehingga memberikan hasil lebih maksimal dari apa yang dialami akhir-akhir ini.
Dewasa ini ada kecendrungan kita untuk beralih dari sistem pertanian tumpang
sari ke sistem pertanian monokultur (menanam jenis tanaman tertentu saja). Hal
ini sudah merusak kesuburan tanah dan tanah akan lebih rusak lagi jika tidak di
atasi secepatnya.
API
Api sangat dibutuhkan dalam kehidupan kita. Api yang
terwujud dalam bentuk sinar matahari memberi kehidupan bagi tumbuhan yang
kemudian dikonsumsi oleh hewan dan manusia sebagai sumber makanan.
Api juga
memungkinkan kita untuk memanfaatkan lebih banyak tumbuhan dan hewan dalam
kehidupan kita lewat proses memasak. Api juga membuat rumah kita menjadi terang
pada malam hari.
Dalam kehidupan moderen, api ini berwujud tenaga listrik
yang kita gunakan untuk menerangi rumah dari gelap, menghidupkan alat-alat
kebutuhan rumah tangga, dan juga menjadi salah satu sarana utama dalam
pengembangan ekonomi. Banyak industri tidak akan dijalankan jika tidak ada
tenaga listrik.
Pemerintah daerah (Pemda) semestinya tidak tidur melihat seringnya listrik mati.
Pemda harus mulai berpikir untuk mencari alternatif lain seperti listrik tenaga
surya, listrik tenaga air dan listrik tenaga angin untuk menambah kapasitas
penggunaan listrik. Daerah yang kaya sinar matahari sehingga
akan sangat memungkinkan bagi kita untuk mengembangkan listrik tenaga surya.
Selain listrik tenaga surya, Pemda harus bekerja keras untuk
mewujudkan penggunaan arus bawah laut jika memungkinkan, sebagai sumber pembangkit tenaga
listrik demi kesejahteraan masyarakat.
Ke-Empat Kramat Kehidupan inilah yang seharusnya menjadi
landasan pembangunan. Sebab dari ke-4 unsur ini, akan berdiri kegitan
pembangunan lain untuk kemajuan masyarakat .
Melbourne, 22012017


Tidak ada komentar