DKI Jakarta Luncurkan Aplikasi Pemantau Pekerja Harian Lepas
JURNALTIMUR.COM,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
meluncurkan aplikasi pemantau kinerja pekerja harian lepas. Lewat aplikasi
itu, para pekerja harian lepas (PHL) di Jakarta dapat didata lebih mudah.
Aplikasi berjuluk e-PHL itu nantinya dapat terintegrasi dengan Jakarta Smart
City, CCTV, dan Google Map.
"Dengan diterapkannya sistem e-PHL, diharapkan tidak
ada lagi masalah pekerja kontrak perseorangan yang fiktif. Karena selama ini
ditemukan banyak PHL fiktif," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama, Selasa seperti dikutip dari Antara.
Dia berharap sistem online PHL dapat dijalankan pada
pekan ini. Aplikasi e-PHL akhirnya diterapkan pemerintah provinsi Jakarta
karena maraknya pegawai kontrak yang fiktif, baik PHL maupun petugas Penanganan
Prasarana dan Sarana Umum.
![]() |
| ilustrasi |
e-PHL bakal dioperasikan oleh Dinas Komunikasi,
Informastika, dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta dan Badan Kepegawaian Daerah
DKI Jakarta.
e-PHL merupakan salah satu aplikasi yang diluncurkan
Pemprov DKI Jakarta. Sebelumnya, lewat program Smart City yang terbit pada
2014, pemprov menerbitkan dua aplikasi. Mereka adalah Qlue dan Cepat Respons
Opini Publik (CROP).
Qlue ialah aplikasi yang bisa dimanfaatkan seluruh warga
Jakarta untuk melaporkan seluruh kejadian di Jakarta secara real time.
Sedangkan, CROP hanya dapat diunduh aparat Pemprov DKI Jakarta dan aparat
kepolisian. (OA)

Tidak ada komentar