Mendulang Untung Berbagi Pendapatan Lewat Internet
JURNALTIMUR.COM- Ini kisah Jack Ma. Menurut pendiri Alibaba
itu, internet menjadi kunci perkembangan dunia. "Saya percaya, negara akan
hopeless tanpa internet. Jika tidak ada internet, negara akan hopeless.
Informasi jadi di-block," ujarnya dalam Seminar Disrupting Development,
Digital Platform and Inovation, AM IMF WB 2018 di Ruang Mangupura, BICC, Nusa
Dua, Jumat (12/10/2018).
Jack Ma menyatakan dalam pemerintahan internet akan membawa
banyak dampak, terutama bisa mendorong keterbukaan informasi. "Setiap
negara yang aku kunjungi, aku selalu berusaha meyakinkan negaranya untuk
memaksimalkan penggunaan internet dalam membangun pemerintahan. E-government
membuat jadi transparan, terbuka dan no corruption," jelasnya.
Dalam diskusi yang dipandu Presiden Bank Dunia Jum Yong Kim
itu Jack Ma tidak mempersoalkan
kecepatan akses internet. "Tidak perlu pikirkan speed-nya, karena
dulu aku untuk download setengah foto saja, perlu waktu 3,5 jam,” ungkapnya.
Memulai bisnis di internet, menurutnya bisa diawali denga
kepercayaan atas keyakinan. Awalnya ia membangun Alibaba ketika kebanyakan
masyarakat China susah mendapatkan akses informasi.
“Kita harus percaya dengan apa yang kita lakukan. Jika kita
sudah yakin, apalagi yang perlu ditakutkan? Memang awalnya, tidak ada orang
yang mau ikut denganku,” tegas Jack Ma.
Jack Ma menyatakan, keberpihakan pada bisnis kecil diperlukan
karena bisa menjadi jalan sukes bagi dunia.
"Kita tidak pernah lupa melayani bisnis kecil, padahal kita memulainya
di negara kaya. Kita tidak punya uang,
teknologi, sumber daya manusia, tapi sekarang Jack Ma sukses dan 70% manusia di
dunia bisa sukses dengan kerja keras," kata Jack Ma.
Dalam rangkaian Annual Meetings IMF-World Bank 2018 itu,
pendiri bisnis Alibaba Group menilai perhatian pada pelanggan menjadi kata
kunci. "Dengan mengutamakan pelanggan, perjalanan bisnis Alibaba menjadi
perusahaan e-commerce terbesar di China, bahkan dunia," tegasnya.
Resep Jack Ma dimulai dengan fokus mengembangkan perusahaan
kecil, pelanggannya. Padahal saat itu, di China belum ada sistem pembayaran.
Infrastruktur keuangan lalu diciptakan Jack Ma selama 10 tahun.
"Perusahaan tidak bisa dapat berpenghasilan baik. Kita bantu bisnis kecil
mencapai pasar, kita bantu jual ke kota lain, ke Ibu Kota," ujarnya.
Hingga sekarang sudah 19 tahun, Alibaba Group terus melayani
usaha kecil. Dengan banyak membantu bisnis kecil, Jack Ma akhirnya bisa
mempunyai Alipay. Selain itu, ceritanya, ia
juga mencapai keberhasilan dari sisi logistik.
"Kita bantu
perusahaan kecil menuju sukses dengan internet. Ini membuat pengusaha
banyak kesempatan membangun infrastruktur keuangan sendiri," pungkasnya
yang mendapat sambutan hangat dari peserta seminar.(*)
Sumber : https://www.kominfo.go.id

Tidak ada komentar