Bali, Flores, dan Raja Ampat Andalan Tarik Wisman AS
| Labuan Bajo-Flores |
JURNALTIMUR.COM,- Destinasi pariwisata Bali, Flores, Raja
Ampat, serta area lainnya di Indonesia menjadi andalan untuk menarik kunjungan
wisatawan mancanegara (wisman) dari Amerika Serikat (AS) yang tahun ini
diharapkan akan memberikan kontribusi sebanyak 389.000 wisman dari target
kunjungan 17 juta wisman ke Indonesia.
“AS masuk dalam 10 pasar utama pariwisata Indonesia, dalam 5
tahun terakhir menunjukkan tren pertumbuhan positif. Meskipun demikian angka
share-nya terbilang masih kecil sehingga potensi pasar Amerika masih sangat
besar untuk dapat ditarik ke destinasi wisata di Indonesia,” kata Asdep
Pengembangan Pemasaran II Regional IV
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani.
Rizki Handayani menjelaskan, untuk menggarap potensi pasar
AS Kemenpar bersama pelaku bisnis pariwisata dari berbagai destinasi unggulan
di Indonesia gencar melakukan promosi antara lain dengan berpartisipasi dalam
pameran dan bursa pariwisata internasional serta kegiatan sales mission di
kota-kota besar AS.
Seperti yang dilakukan baru-baru ini berpartisipasi dalam
perhelatan New York Times Travel Show (NYTTS) di Jacob K. Javits Center di New
York, pada 26 - 28 Januari 2018 serta Los Angeles Travel and Adventure Show
(LATAS) yang berlansung di Los Angeles Convention Center di Los Angeles,
Amerika Serikat pada 24-25 Februari 2018, yang sebelumnya didahului dengan
kegiatan misi penjualan (sales mission) di Kota San Francisco (20/2/2018) dan
Kota Los Angeles.
Dalam misi penjualan tersebut, Kemenpar bekerjasama dengan
Singapore Airlines (SQ) dan Philipinnes Airlines (LA) mengundang 20 buyers di
masing-masing kota untuk melakukan transaksi bisnis dengan 4 sellers dari
Indonesia yang menawarkan paket wisata
di destinasi unggulan antara
lain; Bali, Flores, dan Raja Ampat serta daerah lain seusuai minat pasar wisman
AS yang menyukai wisata budaya (culture) dan wisata pentualangan (adventure).
Rizki Handayani mengatakan, penetrasi pasar AS dengan
menggencarkan promosi dalam berbagai kegiatan sengaja dilakukan di awal tahun
guna mengantisipasi musim liburan wisman AS yang akan berlangsung pada
Juni-Juli mendatang. “Data digital menunjukkan bahwa travellers asal Amerika
itu sudah mulai searching untuk memilih destinasi wisata yang akan dikunjungi
5-6 bulan sebelumnya,” kata Rizki Handayani.
Sementara itu Bali masih merupakan destinasi yang paling
dikenal oleh masyarakat AS, dan menjadi jualan utama Indonesia di pasar
Amerika. “Setelah kegiatan ini, Kemenpar
akan berpartisipasi dalam kegiatan Seatrade Cruise Global yang akan
dilaksanakan pada 5-8 Maret 2018 untuk meningkatkan kunjungan cruise juga di
IMEX America pada Oktober dan DEMA Show pada November mendatang,” kata Rizki Handayani.
Dalam kegiatan pameran dan bursa pariwisata internasional
dan misi penjualan (sales mission) di AS, Kemenpar juga mempromosikan 10 destinasi prioritas
melalui image dan poster high-rest serta menampilkan coffee dan mixologist
corner untuk mengenalkan Indonesia sebagai produsen kopi terbesar dunia, serta
menyajikan spa corner sebagai salah satu produk unggulan dalam memberikan
kenyamanan berwisata di Indonesia.(*)
Tidak ada komentar