Sapaan Akhir Pekan : Pemuda dan Pembangunan Wirausaha di Tanah Flotim
![]() |
| Foto Ilustrasi : Pantai Asam Satu Weri-Larantuka yang merupakan kreasi anak muda (Foto: JurnalTimur/Stefan K) |
Oleh : Kopong Hilarius
DALAM menyonsong Hari Sumpah Pemuda, Pemda Flores Timur (Flotim)
menyelenggarakan Bintek Pembangunan Motivasi Wirausaha Pemula di Larantuka,
yang melibatkan 500 pemuda.
Jumlah yang sangat mengesankan, karena jika 10 persen
dari jumlah yang hadir ini bisa termotivasi untuk berwirausaha maka sudah ada 50
pemuda yang mencoba untuk berwirausaha. Jika 10 persen dari jumlah yang berwirausaha
ini yang sukses maka akan terdapat 5 orang wirausahawan baru di Flotim.
Dari 5
orang wirausahawan ini, masing-masing mempekerjakan minimal 2 orang anak muda
maka jumlah pengangguran di Flotim sudah berkurang 15 orang ( 5 wirausahawan +
10 karyawan).
Terasa kecil memang tetapi jika tiap tahun ada 5 orang sukses
dalam dunia wirausaha maka dalam 5 tahun kepemimpinan Bupati Anton Handjon,
sudah ada 25 orang wirausahawan yang ikut membangun Flotim. Dari 25 wirausaha
ini, diharapkan dapat mempekerjakan paling kurang 150 tenaga muda di Flotim.
![]() |
| Kopong Hilarius |
Kedengarannya sangat kecil jumlahnya, namun coba kita
bayangkan berapa lagi orang yang ikut menikmati kesuksesan 25 wirausaha muda
ini. Kalau wirausaha itu di bidang pengadaan/pengelolaan pangan lokal, maka
berapa orang petani yang akan menikmati kesuksesan mereka itu secara tidak
langsung?
Atau wira usaha itu di bidang penjualan tenun ikat online - maka
berapa banyak penenun yang turut memperoleh keuntungan? Dan masih banyak lagi
yang akan menikmati kesuksesan 25 wira usaha muda ini.
Patut kita apresiasi apa yang dilakukan oleh Pemda Flotim,
yang telah melakukan Bintek pembangunan motivasi wirausaha pemula terhadap
pemuda yang baru lalu. Kegiatan ini sangat sukses dari segi jumlah yang hadir
namun itu baru kesuksesan acaranya bukan kesuksesan programnya. Kesuksesan
program hanya dapat terlihat apabila ada pemuda dari 500 pemuda ini
mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam kegiatan berwirausaha.
Sukses tidaknya para pemuda mengaplikasikan ilmu yang
diperoleh dalam kegiatan Bintek ini tidak hanya tergantung dari faktor
pendorong dalam diri pemuda tetapi juga faktor pendukung dari lingkungan dia
berada.
Dalam hal ini, pemerintah berkewajiban untuk menciptakan lingkungan
yang kondusif yang memungkinkan para pemuda untuk terjun ke dunia wirausaha.
Apa yang dilakukan lewat Bintek hanyalah langkah awal yang harus diikuti dengan
langkah-langkah lanjutan seperti kebijakan finansial, kebijakan Perijinan usaha
( birokrasi yang tidak berbelit-belit), kebijakan pasar, dan ketersedian
lembaga konsultasi yang menjadi pendamping wirausahawan muda ini.
Lembaga pendamping untuk para wirausahawan ini mutlak ada
dan harus dibiayai oleh Pemda Flotim. Walaupun dibiayai oleh pemda, tetapi
sebaiknya lembaga ini adalah lembaga independen sehingga dia bekerja secara
profesional.
Kucuran dana terhadap lembaga ini tergantung dari hasil kerja
pendampingannya. Tugas lembaga ini bisa didiskusikan lebih lanjut tetapi secara
garis besar, lembaga ini harus terlibat dalam segalah proses usaha termasuk
proses produksi sampai proses pemasarannya.
Selain itu, pendidikan dan pelatihan yang lebih sepesifik
harus dilakukan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
para calon dan pengiat wirausahawan. Dengan cara demikian mereka bisa mampu
berkompetisi dengan wirausahawan di daerah lain.
Hanya dengan kerja yang terus
menerus kita dapat menjadikan Flotim sebagai kabupaten yang mandiri. Kabupaten
yang mampu menyiapkan lapangan kerja bagi rakyatnya sehingga orang tidak lagi
merantau ke daerah lain.
Pemda tentu memiliki segudang ide tentang hal ini, apalagi
program ini merupakan salah satu program kerja yang dikampanyekan pada waktu
pemilu lalu. Walaupun demikian sumbang saran dari semua kita mutlak diperlukan.
Jadi lewat tulisan sederhana ini saya mengajak kita semua untuk saling berbagi
pengetahuan , berbagi keterampilan dan pengalaman untuk memperkaya apa yang
sudah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemda dan masyarakat Flotim.
Mari berbagi untuk Lewotana Lamaholot.
Melbourne, 29102017


Tidak ada komentar