BreakingNews

Bupati Flores Timur Sidak ASN, Nitizen Sejajarkannya Dengan Ahok

JURNALTIMUR.COM---Setelah beberapa pekan menjadi Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon mulai menunjukkan gaya kepemimpinan ala Ahok, melalui ketegasannya, terutama pada aspek kedisiplinan. Ketegasan ini dipicu oleh kekagetannya terhadap salah satu ruangan kerja di instasinya yang masih tertutup padahal jam kerja sudah melewati hampir setengah jam. Ruangan yang dimaksudkan adalah Bagian Hukum Setda Flores Timur yang kedapatan masih tertutup pada pukul 08.15 waktu Indonesia Tengah (Wita).
Bupati Flores Timur
Anton Hadjon ST
Tak ayal, dalam sidak perdananya Kamis (8/6/17), Bupati Anton  Hadjon memerintahkan seorang staf  untuk menempelkan selembar kertas pada pintu bertuliskan “Mohon Perhatian, Pintu Ruangan Jangan Dibuka. Ttd Bupati Flotim”.
Sebagaimana dilansir beberapa media seperti BaliNewsNetwork.com, pada pukul 09.00 Wita ada empat  staf Bagian Hukum tampak duduk di kursi luar tak jauh dari ruangan kerja mereka itu dengan ekspresi panik.
”Kami datang terlambat karena semalam kami lembur. Kami kaget ketika hendak menuju ruangan kerja kami, ternyata ada tertempel selembar kertas dengan tulisan seperti itu. Kami tak bisa buat apa-apa selain duduk di luar sini. Entah siapa yang tempel pun kami tidak tahu,” ujar mereka sembari menarik napas panjang tanda cemas dan risau.
Tak lama berselang kemudian pintu ruangan tersebut dibuka dan staf di Bagian Hukum itu pun melaksanakan aktivitasnya.
Sementara itu Bupati Anton Hadjon yang dikonfirmasi secara terpisah dengan gaya khasnya mengungkapkan langkah tersebut dilakukannya sebagai bentuk pembelajaran kepada para ASN untuk tertib dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Untuk menciptakan situasi tertib dalam pelayanan, faktor disiplin termasuk disiplin masuk kantor adalah hal mutlak yang harus dijalankan oleh semua ASN.
“Kita harus merubah pola kerja. Bagaimana memaksimalkan pelayanan publik, kalau di jam 08.15 Wita saja pintu ruangan masih terkunci? Bila semua kita disiplin dan sungguh efektif memanfaatkan waktu niscaya tidak ada lembur. Dan kita harus perbiasakan disiplin itu,” ujar Bupati yang terkenal dengan blusukannya selama menjadi Wakil Ketua DPRD Flotim ini.
Menanggapi peristiwa sidak pertama yang dilakukan Bupati yang akrab disapa dengan nama Bereun (sahabat) itu, para nitizen menyamakannya dengan Ahok. Ada yang menulis “setuju, tunjukkan ketegasan seperti Ahok.” Sedangkan Hans Hallan berkomentar, “ini sebuah langkah awal yang baik. Mereformasi ASN seperti Ahok.” (fadli/bal)

Tidak ada komentar