Dewan HAM PPB ke Papua, Mendorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat
JURNALTIMUR.COM---Kunjungan
Pelapor Khusus Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bidang
kesehatan, Dainius Puras mengunjungi Papua, Jumat ( 31/3) dan langsung
menggelar pertemuan dengan Forkopimda Papua, jajaran Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) dan lembaga terkait di Sasana Karya kantor Gubernur Dok II
Jayapura.
Puras dalam sambutannya mengemukakan
bahwa berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, angka kematian ibu dan bayi di
bumi cenderawasih ini masih cukup tinggi. “Begitupula dengan jumlah penderita
HIV/Aids yang terus bertambah tiap tahunnya,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu tandas puras,
ia meminta Pemerintah pusat memberi perhatian terhadap situasi Hakkami juga
ingin melihat pemenuhan hak-hak perempuan untuk mendapat pelayanan kesehatan
reproduksi,” paparnya. Asasi Manusia (HAM), khususnya mengenai pelayanan
kesehatan di bumi cendrawasih ini.
![]() |
Dainius Puras mengunjungi Papua, Jumat ( 31/3) |
Lanjut katanya, hasil yang
didapatkan nantinya bakal disampaikan ke PBB, dalam laporan lengkap termasuk ke
pemerintah pusat. Namun untuk rekomendasi ke pemerintah pusat, Puras mengaku,
semua bergantung kepada mereka apakah akan diikuti atau tidak.
Secara terpisah, saat dihubungi
ketua koordinator DKI Jakarta untuk perhimpunan AKARTAPURA (Aceh Jakarta Papua)
Hasyemi Faqihudin mengatakan "Kunjungan Pelapor Khusus Dewan HAM
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bidang kesehatan, Dainius Pura merupakan
suprise society atas kondisi
sebenarnya di tanah Papua. “Apalagi kalau menyoroti UU 36 pasal 1 dan 11 th
2009 tentang kesehatan,” imbuh Hasyemi.
Dan hal ini, menurut Hasyemi lagi,
juga dilindungi organisasi kesehatan dunia WHO 1975. Kalau yang saya baca bunyinya sehat adalah
suatu kondisi yg terbebas dari segala penyakit baik fisik mental dan sosial.
Ini sangat mendalam jika ditelaah atas kondisi di tanah Papua,” jelas Hasyemi
lagi.
Saat diwawancarai, Asisten
Bidang Pemerintahan Hukum dan HAM, Doren Wakerkwa mewakili pemerintah Papua
menyampaikan bahwa pihaknya sudah secara konsisten telah memberikan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”Pak gubernur
memberikan perhatian penting terhadap Pemprov Papua, termasuk
memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan alokasi dana Otonomi Khusus,”katanya.
Hasyemi menambahkan Pak Gubernur
sudah melakukan chek dan balance. “Beliau tegas, dan Pak Lukas Enembe ini
termasuk salah satu tokoh pemikir Papua,” imbuhnya. “Fokus saja, saya pun lagi
berkomunikasi dengan ketua koordinator Papua yang juga mantan wakil ketua BEM
Universitas Cendrawasih,” ujar Hasyemi
lagi.
Dan menurut Hasyemi, ketua BEM Michael
Jhon sudah menyatakan kesediaannya untuk membuat agenda nasional yang diadakan
di tanah Papua. “Ia akan bekerjasama dengan Pemprov Papua untuk membantu Gubernur
Lukas Enembe merealisasikan kesejahteraan,” pungkasnya. (SYI)

Tidak ada komentar