BreakingNews

‎Pilkada Flotim: Kembalinya Lebu Raya untuk Kemenangan Bereun

Frans Lebu Raya dan Anton Hadjon dalam kegiatan konsolidasi Partai di Larantuka, Jumat (13/01/2017) Foto : Emilia

JURNALTIMUR,COM,- Kunjungan Ketua DPD PDI Perjuangan NTT ke Larantuka, Flores Timur (Flotim) Jumat, 13 Januari 2017, mengundang perhatian banyak kalangan, karena kedatangan ke Larantuka menemui pengurus Partai PDIP Flores Timur untuk konsolidasi menangkan paket Bereun, pasangan calon Pilkada Flotim nomor urut 6 Anton Hadjon-Agus Payong Boli. 

Sekurang-kurangnya, bagi yang tak menyaksikan secara langsung pertemuan Frans Lebu Raya dengan pengurus PDIP Flores Timur, dengan gampangnya dapat dilihat dari begitu banyak foto yang diunggah ke laman Facebook. 

Dari foto yang beredar, hal yang tentu berbeda dari peristiwa kunjungan orang nomor 1 NTT ini adalah tidak nampak rombongan yang menyertai kunjungannya. Lebu Raya terlihat berada sendiri diantara kader partainya di Flores Timur. Tampilan sederhana dan apa adanya, jauh dari kesan seorang ketua partai, apalagi seorang gubernur aktif.

Dalam kesederhanaan itu, Lebu Raya tetap menyuguhkan magnet yang luar biasa sebagai tokoh yang langsung maupun tak langsung, banyak maupun sedikit banyak mempengaruhi peta politik jelang Pilkada Flotim 15 Februari mendatang. 

Tak kurang dari pengagumnya, para pengkritik yang berbeda pandangan dengannya juga ikut mengomentari kunjungan ini. Tak perlu menyadari akan pertemuan ini sebagai konsolidasi biasa internal partai, ataupun kelebihan seorang politisi senior membuka jalan bagi suatu alih generasi, komentar yang berbeda selalu membawa untuk tidak mengatakan memaksa perhatian kepada ceritra-ceritra seputar pilkada periode sebelumnya. Ada kekecewaaan yang masih tertanam entah itu ada maupun dipaksa-dipaksakan, walau semua tahu rekam jejak tetap menjadi bahan untuk menentukan pilihan politik. 

Pada penampilan yang terkesan apa adanya ini, tetap saja Frans Lebu Raya menjadi magnet. Kritikan dialamatkan padanya, tapi saat yang sama harapan pun tetap tersemaikan padanya. Inilah pemimpin dan figur publik,  dikagumi tapi saat yang sama pengaggumnya tetap "mengusulkan" agar  jangan begitu dan jangan begini.

Lebu Raya terkesan datang seorang diri. Lagi-lagi dengan keadaaan dan tampilan apa adanya, tokoh yang tidak bisa diabaikan dalam politik di kabupaten-kampung halamannya ini menunjukan sikap tegas akan pilihan politiknya yang jauh dari kesan primordial, bahkan hanya sekedar perkawanan dan kekeluargaan. Ia ketua partai dan ia setia menjalankan itu.

“Saya ketua partai. Saya yang bertanggung jawab untuk memenangkan pasangan Anton Hadjon dan Agus Boli. Jika ada isu yang mengatakan bahwa Saya tidak mendukung Bereun isu itu salah," tegas Frans Lebu Raya usai melakukan pertemuan internal bersama DPC dan PAC PDI Perjuangan Flotim, 

Sebagai ketua partai yang harus bersedia melakukan regenerasi dalam tahun-tahun ke depan, tentu menjadi persoalan jika ia membenarkan isu dan ceritra bahwa dirinya tidak mendukung kadernya sendiri. Ia harus membantah itu dan meyakinkan bahwa ia berada dan mengayomi setiap perjalanan Berun, Ia juga harus konsisten mendukung bangkitnya generasi baru, sebagaimana ia sendiri  seorang baru dan masih muda saat dipercayakan menjadi nahkoda PDIP NTT. 

Frans mengatakan kehadiran di Larantuka kali ini untuk meneguhkan dan menunjukan kepada semua pihak bahwa dirinya mendukung dan berupaya memenangkan paket Bereun (Anton Hadjon-Agus Boli- Red). " Anton Hadjon adalah ketua partai saya di kabupaten dan wajib hukumnya  untuk mendukungnya dan berupaya untuk memenangkan paket Bereun sendiri,” kata Frans Lebu Raya.

Frans Lebu Raya menuturkan, Anton Hadjon sudah menunjukan perjuangannya untuk masyarakat Flotim dan mengerti tentang masyarakat Flotim. "Saya sangat kenal kader partai saya Anton. Anton ini dari lahir dan besar di sini. Dia berkarya selama ini di sini dan dia telah buktikan itu di sini. Jadi pilih Anton! Pilih Agus Boli! Menangkan Bereun,” pinta Lebu Raya

Walau Lebu Raya konsisten dengan ucapannya, tetap saja Lebu Raya bukan satu-satunya penentu perjalanan Bereun menuju kemenangan 15 Februari mendatang. Demikian juga Bereun bukan juga kandidat yang terlampau mengunguli jauh dari kandidat yang lain. Beda-beda tipis dalam keunggulan, selalu menjadi kesan setiap kali para pengamat dan tim sukses membaca politik Flores Timur jelang pilkada ini. 

Anton Hadjon dan Agus Boli pasangan calon yang diusung koalisi Bereun sepertinya juga menyadari hal ini. Sejak awal kampanye keduanya bersama tim sungguh bekerja keras untuk meraih kemenangan.

Mengunjungi warga ke pelosok-pelosok desa menjadi pemandangan biasa pasangan ini. Mereka menunjukan bahwa kemenangan politik tidak datang dari langit, tapi dengan keseriusan kerja, keberpihakan yang nampak, agar warga meyakinkan bahwa tujuan politik adalah usaha bersama politisi dan warga. 

Kembali pada kunjungan Lebu Raya ke Larantuka, kunjungan ini pun dapat mulai dijadikan pintu masuk untuk membaca regenerasi politik NTT tahun depan. Akankah Lebu Raya membenarkan anggapan sebagian kalangan, bahwa ia akan mendukung orang-orang di sekitarnya? Atau ia justru menunjukkan keberpihakan pada bangkitnya kalangan muda, pada figur yang mengenal sungguh NTT sebagaimana ia awal membangun karir politik? Kita lihat saja nanti. (Ben)

Tidak ada komentar