Pemilih Pemula, KPU Lembata Gelar Sosialisasi ke Sekolah-sekolah
![]() |
| Berhan Marak dalam Sosialisasi Pemilukada di SMAN I Nubatukan, Kabupaten Lembata (Foto, JT/YM) |
JURNALTIMUR.COM,-
Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih, KPU Kabupaten Lembata menggelar
sosialisasi kepada pemilih pemula. Kegiatan ini berlangsung serempak dan
mengambil fokus pada pada beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) dalam kota Lewoleba. Diharapkan, sosilialisasi Pemilukada ini
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpatipasi dalam menggunakan hak
pilihnya pada Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Lembata, 15 Februari 2017
mendatang.
Anggota Komisioner KPU Lembata Berhan Marak menyampaikan hal
ini di sela kegiatan sosialisasi pemiluh di SMA 1 Nubatukan, Senin (9/1/2017).
Menurut Berhan, pemilih pemula sebagian besarnya adalah
pelajar sekolah menengah atas, dimana sebaran pemilih pemula terbesar berada di
Kecamatan Nubatukan. Data KPU
menunjukan, dari total jumlah pemilih pemula Kabupaten Lembata sebesar 2.273,
653 pemilih adalah pemilih pemula asal Kecamatan Nubatukan.
“Dari total pemilih Lembata sebesar 72.415, 653 adalah
pemilih pemula asal Kecamatan Nubatukan yang sebagian besarnya adalah peserta
didik pada sekolah menengah atas. Dan sosialisasi ini dimaksudkan untuk
mendorong kesadaran serta pemahaman akan pentingnya menyalurkan hak pilih,”
ujar Berhan.
Lebih jauh dalam sosialisasi dimaksud, KPU Lembata melalui
salah satu komisionernya ini, menghimbau seluruh pemilih pemula untuk hadir dan
menyalurkan hak pilih serta ikut mensosilisasikan pentingnya menyalurkan hak
pilih dalam pemilukada kepada warga Lembata lainnya. Dia mengatakan, ikut
memilih sama artinya dengan ikut
menentukan masa depan Kabupaten Lembata.
Sementara itu salah satu siswa SMAN I Nubatukan, Yoris Wutun
dalam sesi dialog merespon positif sosialisasi Pemilukada yang diselenggarakan
oleh KPU Kabupaten Lembata. Yoris menyadari kalau kelompok pemilih pemula
menjadi kelompok yang rentan terhadap intervensi kepentingan kelompok atau
paket tertentu.
Dengan demikian siswa kelas 12 SMAN I Nubatukan itu,
menyarankan agar sosialisasi Pemilukada harus terus di galakan, terutama kepada
kelompok-kelompok rentan lainnya.
“Kita tidak menutup mata kalau fakta membuktikan bahwa
Pemilukada rentan dengan money politik, bahkan intevensi dalam bentuk lain
kepada pemilih. Menghindari tindakan-tindakan negatif yang melecehkan hak
asasi dan demokrasi, maka kami berharap kegiatan sosialisasi sebagaimana yang
dilakukan hari ini harus terus di galakan. Tentu dengan harapan kegiatan
sosialisai ini akan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih
pemimpin secara sadar dan bertanggungjawab,” ujarnya.
Seperti disaksikan, sosialisasi pemilih pemula yang
mengambil waktu senggang di jam istirahat itu di hadiri ratusan siswa kelas 12
SMAN I Nubatukan. (YM)

Tidak ada komentar