BreakingNews

Pasca Rapat Umum, Koalisi Bereun Anton Hadjon-Agus Boli Kunjungi Tanjung Bunga

Calon Wakil Bupati Flores Timur Paket Bereun Agus Payong Boli (Baju Putih) 

JURNALTIMUR.COM,- Pasca Rapat Umum Koalisi Bereun , koalisi yang mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Anton Hadjon-Agus Boli untuk Pilkada Flores Timur 2017, di Lapangan Lebao-Larantuka, Jumat, (27/1/2017) yang mengundang simpati banyak kalangan, Senin, dan Selasa  (30-31 Januari 2017),  Koalisi Bereun kembali mengunjungi desa-desa di Flores Timur terutama desa di  Tanjung Bunga  untuk menyambangi para pemilih dan mensosialisasikan rencana program kerja lima tahun ke depan..

Desa-desa yang dikunjungi diantaranya, Lamanabi, Lamatutu, Belo Beloaja dan Ratulodong dengan titik perhatian pada  Desa Lamanabi dan Ratu Lodong.  Daerah Tanjung Bunga  yang disebut ini dipandang sebagai daerah isolir sebagaimana beberapa daerah lain di Solor dan Adonara dalam wilayah Flores Timur.

Sebagaimana diketahui, dalam Rapat Terbuka Bereun di Lapangan Lebao, calon wakil bupati usungan Koalisi Bereun Agus Payong Boli mengatakan Tanjung Bunga (daerah di ujung Flores (Red) adalah daerah terisolir yang menjadi perhatian khusus Berun sebagaimana perhatian pada daerah terisolir di Adonara dan Solor.

“Tanjung Bunga masih terisolir demikian juga  Adonara dan Solor. Karena itu kami maju pencalonan untuk mengurus Flores Timur lima tahun ke depan,” kata Agus Boli.

Dia menjelaskan Flores Timur adalah satu kesatuan utuh dalam satu kekeluargaan. Melihat kondisi Flores Timur yang demikian, katanya, sebagai orang muda ia dan Anton Hadjon memutuskan untuk menjadi pemimpin perubahan, yakni bupati dan wakil bupati.

“Kenapa berani maju, karena berangkat dari satu refleksi budaya Lamaholot. Orang muda sebagai orang yang paling depan saat Lewotana dalam keadaan susah,” kata politisi Gerindra ini disambut tepuk tangan. Dia menlanjutkan dengan mengatakan kalau bukan kita siapa, kalau bukan sekarang kapan lagi. 

Pilkada untuk Bereun 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, ketua Koalisi Bereun Rofin Kabelen mengatakan bahwa melihat antusiasme masyarakat dari sejak pencalonan hingga hari-hari menjelang pemilihan ia yakin Pilkada Flores Timur adalah pilkada yang membawa paket ini menjadi bupati dan wakil bupati Flores Timur mendatang.

Rofin yang didaulat sebagai orator pertama dalam rapat terbuka itu menjelaskan, Anton Hadjon dan Agus Boli merupakan kader muda yang selama ini ada di Lamaholot. Mereka lahir dari bumi Lamaholot yang tahu tentang masalah Lamaholot.

“Paslon Bereun ini lahir dari Lamaholot dan tidak asing bagi kita. Lahir dari rahim Lamaholot, lahir dan besar di sini. Mereka tahu apa yang jadi masalah warga Lamaholot.  Oleh karena itu yakinkan kepada semua bereun kita, Anton Hajon dan Agus Boli adalah pilihan dan pemimpin terbaik” kata Rofin politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini. 

Dia menuturkan, masalah Flores Timur, dari periode ke periode tetap sama, karena itu yakinlah  masalah Flotim dapat diselesaikan oleh paslon Anton Hadjon-Agus Boli. 

Ketua Gerindra Flores Timur Mathias Enay dalam orasinya mengatakan dukungan terbanyak kursi di DPRD adalah kepada pasangan Anton Hadjon-Agus Boli. Ia juga mengatakan setelah melewati kunjungan ke hampir 250-an desa, Bereun merasa penting untuk membuat rapat umum bersama yang terjadi di Lapangan Lebao. 

"Terkait visi dan misi sudah didengar saat turun ke desa-desa. Saya memastikan bahwa saudara setuju dengan visi misi program paket Bereun ini," ujarnya, 

Politisi PDIP Flores Timur Robert Kreta mengajak masyarakat untuk tidak mengkotak-kotak masyarakat apalagi berurusan dengan hal primordialisme. Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan persatuan sekaligus memilih pemimpin yang menyatukan. 

Robert juga mengatakan bahwa Paket Bereun adalah paket yang memiliki akses terbesar karena paket ini didukung oleh PDI Perjuangan, Gerindra dan PAN. "Kolaborasi yang sangat solid untuk lima tahun ke depan.

Koalisi Berun masih mempunyai agenda untuk mengunjungi Solor dan Adonara sebelum berakhirnya masa kampanye (Ben)

Tidak ada komentar