Presiden Terima Kunjungan Pimpinan DPD Bahas Sejumlah Hal
![]() |
Para Pimpinan dan Ketua Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan
Daerah (DPD), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/12) siang. (Foto:
Setkab.go.id)
|
JURNALTIMUR.COM,-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Pimpinan dan Ketua Alat
Kelengkapan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat
(16/12) siang. Sejumlah hal dibicarakan dalam pertemuan ini termasuk otonomi
khusus Papua serta pembentukan daerah otonomi baru (DOB).
Ketua DPD
Mohammad Saleh mengungkapkan, dalam pertemuan yang merupakan forum konsultasi
itu dibahas sejumlah hal, beberapa di antaranya ialah penguatan kelembagaan DPD
melalui usul amandemen maupun perubahan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2014
tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), dan juga percepatan pembangunan kawasan
Indonesia Timur, kemiskinan, serta disparitas pendapatan antar wilayah.
Tak hanya
itu, dalam pertemuan tersebut, menurut Saleh, turut dibahas mengenai otonomi
khusus Papua serta pembentukan daerah otonomi baru (DOB). Ia juga menegaskan
bahwa DPD akan selalu mendukung sekaligus mengkritisi program-program yang
dijalankan pemerintah.
“Selain itu
banyak aspek lain yang dibahas, mengenai otsus Papua, kemudian juga masalah
pembentukan daerah otonomi baru. Ini beberapa pokok yang dibahas dalam rapat
konsultasi tadi. Dan pada intinya, DPD RI tetap mengkritisi dan mensupport
program-program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah,” kata Saleh kepada
wartawan usai bersama pimpinan DPD RI diterima Presiden Jokowi, di Istana
Merdeka, Jakarta, Jumat (16/12) siang.
Pihak DPD
sendiri juga sempat menyinggung perihal program dana desa yang dijalankan
pemerintah. Pihaknya mengapresiasi peningkatan dana transfer daerah yang
meningkat setiap tahunnya.
“Kita terus
mendorong agar upaya peningkatan dana transfer daerah dan dana desa itu dari
tahun ke tahun terus ditingkatkan. Ini juga kita melihat bahwa pemerintah sudah
mulai melaksanakan itu. Kita lihat dari tahun 2016 dan 2017 itu kenaikannya
juga cukup signifikan,” pujinya.
Mendampingi
Presiden dalam rapat konsultasi bersama tersebut ialah Menteri Koordinator
Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno,
dan juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara dari DPD sendiri hadir di
antaranya Ketua DPD RI Mohammad Saleh, Wakil Ketua DPD GKR. Hemas, Farouk
Muhammad, beserta sejumlah ketua kelengkapan DPD RI.
Pimpinan DPR RI
Sebelumnya di
hari yang sama, Presiden juga menerima pimpinan DPR RI. Pertemuan yang dikemas
dalam acara minum teh bersama itu, menurut Ketua DPR RI Setya Novanto, membahas
sejumlah masalah kebangsaan, mulai dari masalah politik luar negeri, masalah
ekonomi, hingga masalah penanganan bencana gempa Aceh yang terjadi baru-baru
ini.
Pertemuan
yang berlangsung selama hampir kurang lebih 1,5 jam tersebut menghasilkan
kesepakatan agar ke depannya pertemuan serupa dapat terus dilakukan secara
rutin. Setya Novanto menegaskan komitmen parlemen untuk mendukung seluruh
program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat
Indonesia.

Tidak ada komentar