BreakingNews

Flores Butuh Kontribusi Intelektual Atasi Kemiskinan

JURNALTIMUR,COM,- Masyarakat Indonesia, khususnya dari wilayah Kepulauan Flores khususnya dan regional Nusa Tenggara umumnya, sangat membutuhkan kaum intelektual yang dapat memberikan kontribusi dalam aspek penghapusan kemiskinan, perdamaian, lintas bidang-bidang yang meningkatkan solidaritas hidup umat manusia.

Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere Angelinus Vincentius saat memberi sambutan dalam acara Wisuda Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Jumat (9/12/2016. Acara wisuda 252 strata satu dan 83 orang diploma III angkatan ke VIII berlangsung di aula Unipa lantai II  mewisuda.

Angelinus  mengatakan bahwa kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup (Non Scholae Sed Vitae Discimus) sesuai moto Unipa. “Moto ini hendaklah menjadi penuntun bagi civitas akademika untuk senantiasa bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk masyarakat  dan bangsa secara lebih baik, lebih paripurna, pelayanan sempurna  untuk menyongsong hari esok yang gemilang.” pesannya.

“Pengelolaan pendidikan tinggi di universitas Nusa Nipa senantiasa taat pada regulasi dari Pemerintah Pusat, antara lain memperhatikan dengan baik rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, “ tegasnya.

Unipa juga kata Angelinus,  proses penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan secara baik, memperhatikan kualitas penyelenggaraan administrasi dan ketatausahaan yang sehat, taat asas, modern dan profesional.
 
Wisudawan Unipa, Maumer 9 Desember 2016 (Foto : Ebed/Cendananews)
Sesuai dengan tingginya tingkat kebutuhan masyarakat akan adanya program studi yang belum tersedia,terang mantan pegawai di Dinas Kelautan dan Perikanan Sikka ini, maka Unipa telah memproses pembukaan program studi baru yaitu  program studi  hukum.

“Berkas usulan telah diproses, kiranya dalam waktu yang tidak terlalu lama izin operasional program studi hukum dapat disetujui oleh menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI,” ungkapnya.

Ketua pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa Drs.Sabinus Nabu mengatakan,hingga saat ini Unipa Maumere sudah meluluskan 2.161 mahasiswa yang tersebar di berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta di Flores dan NTT serta di luar NTT.

Para wisudawan terdiri dari 52 orang S1 Keperawatan, DIII Keperawatan 83, Teknik Informatika 33, Teknik Sipil 18, Teknik Arsitektur 1, Perikanan atau Manajemen Sumberdaya Perairan 19 dan Psikologi 3 orang.

Selain itu terdapat lulusan dari Ilmu Komunikasi 6 orang, Manajemen 31 Akuntansi 20, Agroteknologi 12, Agribisnis 8, Pendidikan Guru Sekolah Dasar 33, Pendidikan Biologi 3, Pendidikan Kimia 4 dan Pendidikan Bahasa Inggris 9 orang. Selanjutnya terdapat 28 Ners (profesi perawat) yang akan dilantik  atau  disumpah pada waktu dan tempat yang lain.


Lulusan terbaik jenjang sarjana diraih Jairus Kurniadi Yandri Uran dari program studi (Prodi) Teknik Informatika dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82 serta jenjang diploma diraih Yosefa Uri Ruing yang mengantongi IPK 3,97 dari Prodi DIII Keperawatan. (Ebed/Ben)

Tidak ada komentar