Anton Doni, Kerjasama Kunci Membangun Flotim
![]() |
| Ilustrasi : Penyeberangan Pantai Palo Larantuka menuju Tanah Merah Adonara di Kabupaten Flores Timur. (Foto : JurnalTimur) |
JURNALTIMUR,- Sinergisitas dan kolaborasi atau
kerjasama berbagai pihak merupakan salah satu cara untuk membangun Kabupaten
Flores Timur (Flotim) ke depan.
Hal ini diungkapkan bakal calon bupati Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, usungan Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat Anton Doni Dihen dalam percakapan
dengan JurnalTimur, di Jakarta, Kamis, (15/09/2016).
Anton Doni mengatakan, potensi ekonomi sektor pertanian,
perkebunan dan perikanan cukup besar di Flores Timur. Hanya saja kata Anton
Doni, hal itu belum dikerjakan secara maksimal termasuk menyiapkan pasar untuk
hasil dari Flores Timur.
![]() |
| Anton Doni |
“Menyiapkan pasar merupakan kebutuhan yang mendesak untuk menyalurkan
hasil pertanian, perkebunan dan perikanan di Flores Timur,”kata mantan ketua
PMKRI ini.
Selain pasar, katanya, para petani dan nelayan pun harus
difasilitasi termasuk memberi pelatihan baik dari segi pengelolaan, hingga
pemasaran. Cara ini sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
Menurutnya, dengan berbagai pelatihan termasuk mefasilitasi
peralatan, dapat dicari produk turunan yang bisa dikonsumsi masyarakat setempat
dan bisa dipasarkan keluar.
“Flores Timur ini kabupaten
yang memiliki potensi manusia yang bisa bekerja untuk menghasilkan sesuatu produk
baru yang bisa dipasarkan. Jika memberi perhatian secara serius bukan tidak mungkin bisa seperti
kabupaten-kabupaten lain yang sudah maju,” katanya.
Sementara pembangunan di sektor pariwisata, Anton Doni menyebutkan, Flores
Timur, Lembata dan Flores umumnya memiliki panorama alam dan budaya yang luar
biasa yang sudah diakui. Hanya saja, kata Anton Doni, menyiapkan infrastruktur
pariwisata bukan perkara mudah karena harus memiliki dana yang besar.
“Oleh karena itu, hal yang bisa dilakukan adalah memperbanyak event
pariwisata. Sekarang baru sekitar dua atau tiga, kedepannya perlu ditambah.
Mungkin empat event setahun bisa mulai meramaikan pariwisata Flores Timur,”
katanya.
Terkait beberapa hal yang disebutkan, Anton Doni berpandangan bahwa
kerjasama berbagai pihak baik di antara masyarakat Flotim, juga masyarakat dengan pelaku usaha menjadi hal yang penting.
“Tanpa kesediaan untuk bekerjasama, perekonomian tidak berjalan.
Kita perlu menghidupkan nilai-nilai kerja sama yang ada dalam budaya
masyarakat,” katanya. (Ben)


Tidak ada komentar