BreakingNews

Bupati Marsel Harapkan No Pungli di Pemda Ende

JURNALTIMUR.COM---Tata kelola administrasi pemerintahan yang clean dan good government tampaknya tidak hanya agenda tetapi menjadi habitus pemerintahan di jaman pemerintahan Presiden Joko Widodo ini. Buktinya, pada Hari Bhakti Perhubungan Nasional di Kabupaten  Ende, Senin (18/9/17) Bupati Ende  Ir Marselinus YW Petu menekankan pentingnya pemerintahan yang bebas dari pungli.
Bupati Ende : Ir Marselinus YW Petu
(foto : Ist)

Ketika membacakan sambutan tertulis Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Bupati Marsel mengajak seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus konsisten dalam mewujudkan tata kelola administrasi pemerintahan yang clean dan good government. 

“Hal itu untuk membangun sistem pemerintahan yang bersih dalam meningkatkan roda perekonomian nasional tanpa melakukan praktek korupsi, pungutan liar (pungli) dan gratifikasi dalam bentuk apapun,” seru Bupati Marsel.

Bupati Marsel pun menekankan kepada aparatur Negara di lingkungan pemda Ende agar berkomitmen untuk tidak terlibat dalam pungli, gratifikasi, demi meningkatkan roda perekonomian yang kuat dan handal.

Secara terpisah usai upacara bendera tersebut Kadis Perhubungan Ende, Bernabas L. Wangge di Kantor Dishub Ende mengatakan dalam memperingati HUT Perhubungan  seluruh jajarannya akan melakukan aksi pemeriksaan terhadap seluruh kelengkapan rambu lalu lintas yang ada di Kota Ende dan melakukan penambahan terhadap lampu penerangan jalan serta penambahan  armada laut.

Wangge menambahkan untuk mendukung aktivitas perhubungan laut pada tahun 2017 ini sudah mulai dibangun infrastruktur terminal penumpang di Pelabuhan Ippi dan Pelabuhan Ende dengan kapasitas penumpang sekitar 2000 orang.

“Saat ini tengah dikerjakan 2 terminal penumpang di masing-masing pelabuhan dengan kapasitas penumpang sekitar 2000 orang” pungkasnya. (welano)

Tidak ada komentar