Danau Paniai Meluap, Ratusan Rumah Warga Tergenang Air
JURNALTIMUR.COM,- Ratusan rumah warga kampung Ugibutu dan Kogekotu
di distrik Paniai Timur terendam air setinggi 1 meter. Hal ini disebabkan
naiknya air Danau Paniai akibat hujan yang terus mengguyur kota Enarotali dan
sekitarnya dalam kurun waktu dua bulan terakhir yakni dari Juni hingga Juli
2017.
Sebagaimana dikutip dari berita http://humas.paniai.go.id ,
air danau naik hingga ke rumah rumah warga dan menutupi badan jalan setinggi
lutut hingga paha orang dewasa. Warga di dua kampung tersebut kesulitan untuk
melakukan aktivitas karena rumah maupun jalan mereka direndami air.
Satu satunya cara warga untuk menyeberangi badan jalan yang
tertutup air dengan menggunakan perahu kayu. Ada juga yang terpaksa menempuh
jalan di dalam air. Pemandangan ini terlihat jelas di kampung Ugibutu dibawah
kaki bukit Bobaigo, Paniai.
Warga Kogekotu. Natai Kayame menuturkan, kejadian ini tidak
seperti tahun tahun sebelumnya, dimana naiknya air danau Panai kali ini cukup
tinggi. Dikatakan sudah dua minggu warga di dua kampung tersebut terrendam air.
“ Sekitar 200 rumah yang terrendam air karena hujan terus
menerus dari pagi sampai pagi. Maka, di kampung Kogekotu dari Ibumomaida sampai
di bobaigo itu terrendam air karena hujan terus. Hujan kurang lebih sudah
berapa lama ? sudah dua bulan. Tuturnya, Minggu, 31 Juli 2917
Naiknya air Danau Paniai ini juga tak hanya merendami rumah
warga di kamping Ugibutu dan Kogekotu. Namun juga, air merendami sebagian rumah
warga di kampung Awabutu dan Aikai.
Dikabarkan warga beberapa kampung yang berada ditepian danau
Paniai ini juga mengalami hal yang sama. Sehingga, dipastikan naiknya air danau
Paniai ini juga merendami rumah warga di tepian danau Paniai seperti di distrik
Paniai Barat, Muye, Nakama, Teluk Deya, Kebo dan willayah wilayah di tepian
danau Paniai.
Naiknya air danau ini juga tak hanya menggenangi rumah warga
namun merendami ratusan hektar kebun warga hingga mengakibatkan gagal panen.
Seperti petatas, tebu, pisang, keladi yang merupakan sumber makanan pokok
warga.
Sumber : humas.paniai.go.id

Tidak ada komentar