BreakingNews

Saint’Egidio Adakan Makan Siang Lebaran Untuk Sahabat-Sahabat Muslim yang Tidak Mudik

JURNALTIMUR.COM---Ketika di Masjid Jami' Al Ukhuwah Kedoya yang berjarak beberapa meter itu, mengumandangkan lantunan doa "Allahuakbar,"  beberapa pria dan wanita tampak mendekorasi Rumah Pershabatan Saint'Egidio di jalan Kedoya Duri Raya dengan pernak-pernik Idulfitri. 

Ternyata komunitas Saint'Egidio akan mengadakan Makan Siang Idulfitri untuk sahabat-sahabat muslim. "Kami membuat cara makan siang lebaran bersama dengan sahabat muslim  yang dilayani. Sahabat-sahabat ini tidak mudik karena biaya tinggi," ujar Ketua Panitia, Piere Doe di Rumah Persahabatan Saint'Egidio Jakarta (24/6/17).
Tampak anggota komunitas sedang persiapakan
acara makan siang Idulfitri (foto : dok) 

Menurut Piere ada sekitar seratus enam puluan sahanat yang akan hadir dalam makan siang Idulfitri itu. “Ketua RT/RW 19/4 Kelurahan Kedoya Selatan Kecamatan Kebon Jeruk sudah tahu acara ini,” ujar Piere. 

Ketika kami ijin, kata Piere, Ketua RT yang bernama Pak Agus mendukung acara tersebut. “Mereka adalah sahabat-sahabatku, dan sahabat-sahabatmu, berilah mereka tempat untuk berlebaran,” ujar Piere menirukan pesan ketua RT.

Piere juga menjelaskan bahwa ketua RT sudah sangat memahami komunitas Saint’Egidio. “Beliau sudah tahu kegiatan lain yang sudah dilakukan di tempat ini. Menurut Piere lagi, Ketua RT melihat kegiatan lain ini tidak memiliki niat-niat tersembunyi suatu agama, tetapi merupakan kegiatan kemanusiaan.

Kata Piere, kegiatan ini, baru pertama kali diadakan komunitasnya. Ide itu, kata Piere lagi karena tiap hari minggu selama bulan Ramdhan, di mensa atau Rumah Persahabatan dibuat buka puasa bersama sahabt-sahabat Masjid. “Hal ini dibuat supaya warga memahami bahwa rumah ini adalah rumah untuk siapa-siapa saja,” pungkas Piere. (Pan/LEN)

Tidak ada komentar