BreakingNews

Jelang Pilgub NTT 2018, Poros Baru Siap Usung Calon Sendiri

JURNALTIMUR.COM,-  DPP PKPI Provinsi NTT bersama DPW PKB NTT dan DPD Partai Hanura NTT bersepakat membentuk poros baru guna mengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 nanti.


Demikian disampaikan ketua DPP PKPI NTT Drs.Yan R.Mboik saat launching Pilkada Sikka di kantor DPK PKPI Sikka, Selasa (16/5/2017) siang saat ditanyai Jurnal Timur terkait Poros Baru jelang Pilgub NTT.


Dikatakan Yan, selama ini partai-partai kecil tidak diperhitungkan saat pemilihan kepala daerah sehingga membuat pihaknya bersama dua partai lainnya yang memiliki 13 kursi di DPRD NTT sudah bisa mengusung calon sendiri dalam pesata demokrasi di NTT ini.


Ketua DPP PKPI NTT Drs.Yan.R.Mboik
“Dengan adanya poros baru membuat parta-partai besar menjadi ketakutan sebab bisa-bisa mereka terancam gagal mengusung calonnya sebab masih kekurangan kursi sebagi syarat pencalonan,” ungkapnya.


Yan meminta agar bila memungkinkan semangat Poros Baru ini bisa juga terjadi di daerah namun kepentingan,pilihan dan peta politik di daerah juga berbeda sehingga dirinya pesimis bisa terbentuk di 10 daerah yang sedang bersiap melaksanakan pemilihan bupati.


“Kita lihat kebutuhan di daerah seperti apa dan saya yakinkan tidak ada koalisi poros baru yang terbentuk di daerah yang melaksanakan Pilkada tahun 2018 nanti,” ungkapnya.


Jimmy Sainto ketua DPD partai Hanura NTT kepada wartawan menyampaikan, saat ini ketiga pimpinan parpol yang tergabung dalam poros baru sedang melakukan komunikasi agar koalisi yang sudah terjalin di tingkat provinsi bisa terjaga sampai Pilkada di 10 kabupaten di NTT tahun 2018 nanti.


Ketua komisi V DPRD NTT ini.pun menyebutkan dirinya sudah berkomunikasi dengan ketua umum DPP partai Hanura dan pimpinan pusat mendukung langkah yang diambil pengurus di provinsi guna bergabung megusung calaon sendiri dalam Pilgub NTT 2018 nanti.


“Kami, terus membuka diri bagi partai politik lain untuk bisa bergabung tetapi dengan syarat parpol yang hendak bergabung dengan poros baru tidak membicarakan siapa figur yang mereka usulkan,” terangnya.


Jimmy juga menambahkan, memang sudah ada figur yang melamar ke poros baru namun ketiga partai ini sedang membangun komunikasi dan komitmen bersama guna mendapatkan figur yang layak diusung dalam Pilgub NTT nantinya.


Untuk diketahui, koalisi Poros Baru tiga partai politik yakni partai Hanura, PKB, dan PKPI terbentuk  Kamis (9/3/2017) lalu dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018 – 2023 mendatang guna mengusung calon sendiri.



Kolisi ini sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon karena partai Hanura memiliki 5 kursi, PKB 5 kursi dan PKPI 3 kursi di DPRD NTT sehingga memenuhi syarat minimal pencalonan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub 2018.(ebd)

Tidak ada komentar