BreakingNews

Iban Medah Ketua Partai Golkar NTT, Layak Jadi Gubernur NTT

JURNALTIMUR.COM,- Ibrahim Agustinus Medah yang merupakan ketua DPD I Partai Golkar NTT dan anggota DPD RI saat ini, sangat layak dan mampu menjadi gubernur NTT periode 2018-2023 menggantikan Drs,Frans Lebu Raya yang juga ketua DPD PDIP NTT.


Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD Golkar Provinsi NTT, Laurens Leba Tukan, dalam rilisnya kepada Jurnal Timur,Selasa (4/4/2017).


Sekertaris DPD I Partai Golkar NTT Thomas Tiba Owa. .(Foto : Dokumentasi DPD Partai Golkar NTT)
Dikatakan Laurens, Iban Medah adalah figur dengan sejuta pengalaman baik di dalam partai Golkar maupun pengabdiannya kepada masyarakat dan merupakan kader Golkar yang sudah membesarkan partai sejak tahun 1975 melalui berbagai posisi dalam partai dari kabupaten sampai provinsi.


"Sedangkan prestasi-prestasi Pak Medah di masyarakat sudah sangat banyak dinikmati hingga sekarang misalnya di bidang ekonomi, pola penanaman padi gogo rancah di Rote, rumput laut yang menyebar di seluruh NTT, ubi ungu di seluruh NTT, peternakan dan jambu mente di seluruh Kabupaten Kupang termasuk Rote dan Sabu," jelasnya.


Laurens menambahkan, di bidang pemerintahan, Iban Medah telah menorehkan prestasi gemilang diantaranya pemekaran Kabupaten Rote Ndao dan Sabu Raijua, serta pembangunan dan pemindahan ibukota Kabupaten Kupang.


"Sedangkan di bidang politik, Pak Medah tetap mempertahankan kemenangan Partai Golkar dalam setiap Pemilu. Dan, saya yakin prestasi-prestasi itu tentu menjadi perhatian tersendiri dari masyarakat dalam menilai kader-kader Partai Golkar," terangnya.


Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT, Thomas Tiba Owa mengatakan, sejak diputuskan dalam Musda DPD Golkar NTT, Agustus 2016 lalu, seluruh DPD Golkar di NTT telah mensosialisasikan Ibrahim Medah sebagai calon Gubernur NTT 2018-2023.


Pasalnya, kata Thomas, dalam forum musyawarah daerah, semua ketua DPD II dan kader Golkar setuju mencalonkan kembali Iban Medah-sapaan karib Ibrahim Agustinus  Medah yang juga ketua DPD I Partai Golkar NTT sebagai calon tunggal gubernur NTT.


"Jadi selama ini kita semua sudah kerja di lapangan dan sudah sosialisasikan beliau sebagai calon gubernur NTT,"tuturnya.


Anggota DPRD I NTT ini menambahkan, survei merupakan salah satu mekanisme penjaringan calon di internal Golkar dan oleh karena itu, Golkar harus melakukan survei sebab selain untuk mengetahui elektabilitas calon dari Golkar, juga mengetahui kekuatan calon lain.


"Jadi memang keputusannya ada di DPP, sehingga kita juga menunggu survei oleh DPP karena DPP yang akan menentukan akhirnya seperti apa," jelasnya.


Lebih lanjut, beber Thomas. survei juga akan dilakukan untuk menentukan calon wakil gubernur. Dan berdasarkan keputusan Musda Partai Golkar NTT, hanya Iban Medah yang diusung menjadi calon gubernur, sehingga penentuan calon wakilnya melalui mekanisme survei.



Kendati begitu, pungkasnya, Golkar NTT tetap menunggu dinamika koalisi yang sedang dibangun saat ini karena wakil bisa dari internal partai, bisa juga eksternal tergantung koalisi nantinya.(Ed)

Tidak ada komentar