BreakingNews

Turunkan Angka Kesakitan dan Kematian, Pemkab Paniai Kontrak 231 Tenaga Kesehatan

Para tenaga Kontrak Kesehatan ini  mengikuti pembekalan di aula Puskesmas Enarotali, Rabu-Sabtu, 22 – 25 Maret 2017.

JURNALTIMUR.COM,-  Pemerintah Kabupaten Paniai mengontrak sedikitnya 231 tenaga kesehatan untuk ditempatkan di 26 Puskesmas yang berada di daerah itu. Para tenaga Kontrak Kesehatan ini telah mengikuti pembekalan di aula Puskesmas Enarotali, Rabu-Sabtu, 22 – 25 Maret 2017.


Menurut Kepala Dinas Kesehatan Paniai. Dr. Robby Kayame, seperti dikutip dari situs humas.paniai.go.id, pembekalan tersebut sangat penting dilakukan oleh pihaknya, sehingga tenaga kontrak kesehatan ini ada pedoman, kompas agar arah saat bertugas di Puskesmas tujuan mereka.


Dikatakan Kadinkes Robby, tenaga kontrak kesehatan yang diangkat tersebut guna membantu Pemerintah kabupaten Paniai dalam hal ini Dinas Kesehatan setempat untuk dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian yang masih saja terjadi di daerah itu.


 “Kami rekrut tenaga kontrak di kabupaten Paniai ini untuk bidang kesehatan yang terdiri dari Bidan, Perawat, Analis, Farmasi sebanyak 231 orang. Mereka ini kami tempatkan di 26 Puskesmas yang ada di kabupaten Paniai untuk melayani,”katanya.


Dijelaskan, tenaga kesehatan yang dikontrak Pemkab Paniai ini lantaran selama ini belum ada pemerataan tenaga kesehatan di 26 Puskesmas yang tersebar di kabupaten Paniai. Untuk itu kata dia,  dengan adanya tenaga kontrak tersebut, tiap Puskesmas akan di tempatkan 5 tenaga kesehatan dari tenaga kontrak yang diangkat tersebut.


Diharapkan Kandinkes Robby, dari pembekalan yang dilakukan ini para tenaga kesehatan yang dikontrak dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati, sehingga misi pembangunan kabupaten Paniai yakni mewujudkan Paniai Sehat sesuai gagasan Bupati Paniai. Hengki Kayame dan Wakil Bupati Paniai. Yohanis You dapat terwujud.



“Kami harapkan mereka lakukan di Puskesmas adalah pendekatan keluarga. Jadi, mereka akan door to door, kampung ke kampung, rumah ke rumah, dusun ke dusun. Supaya pelayanan kesehatan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di kabupaten Paniai,” harapnya. (BN)

Tidak ada komentar