Walikota London Buka Puasa di Gereja Anglikan
Gambar : Walikota London, Sadiq Khan
jurnaltimur.com--Kultur pluralisme makin berekspansi di belahan dunia ini. Hal itu terlihat ketika wali kota London yang beragama Islam menggelar acara buka puasa bersama komunitas lintas agama. Pada akhir pekan lalu, Khan menghadiri buka puasa yang bertempat di Gereja Anglikan St James, Distrik Piccadilly.
Sebagaimana dilansir Premier.org, Senin (20/6), gereja itu untuk pertama kalinya menampung umat Islam berbuka puasa selama tiga abad berdiri. Lebih dari 200 orang hadir dalam acara itu. Selain tuan rumah yang beragama Nasrani dan umat muslim, komunitas Yahudi London juga hadir.
Khan mengapresiasi acara ini sebagai bukti umat lintas agama di London saling menghormati. Dia mendorong setiap komunitas agama maupun pengelola tempat ibadah saling mengundang satu sama lain saban kali ada peristiwa keagamaan penting.
"Sebagai wali kota, salah satu prioritas awal saya adalah interaksi dan integrasi setiap warga dari pelbagai latar belakang. Buka puasa seperti ini merupakan salah satu jalannya," kata Khan.
Khan meyakini seandainya saling mengenal, maka tempat ibadah di seluruh London bisa berbuat lebih banyak kepada masyarakat. Selama ini tempat ibadah yang menjalankan peran advokasi bagi rakyat miskin kota di ibu kota Inggris. Misalnya saja memberi makan gelandangan, menampung pengungsi, mendidik anak yatim, dan lain sebagainya.
Masalahnya, tidak ada elemen yang menghubungkan setiap tempat ibadah agar saling mensinergikan langkah. "Masjid, sinagog, atau gereja tidak saling membuka pintu karena tak ada yang meminta. Sekarang kami harap mengikuti jejak Gereja St James," kata Khan.
Dalam pidato sebelum buka puasa digelar, Khan memaparkan data kemajemukan London. Diperkirakan ada lebih dari 300 ragam bahasa atau dialek digunakan oleh warga London. Umat muslim pelan-pelan bertambah jumlahnya, menjadi elemen penting pembangunan ibu kota Inggris itu. (Stefan/jurnaltimur)


Tidak ada komentar