Agus Boli : “Pariwisata Flotim, kita harus mulai dari sekarang”
![]() |
| Pose Bersama : Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, dan Wakil Bupati Flotim Agus Payong Boli. (Foto : Ben/Jurnal Timur) |
JURNALTIMUR,COM,-
Kabupaten Flores Timur (Flotim), ujung timur pulau Flores dikenal memiliki
beragam potensi pariwisata, namun menurut wakil Bupati Flores Timur Agus Payong
Boli, untuk menyebut Flotim sebagai tujuan wisata memang masih jauh karena
belum banyak potensi yang dikembangkan.
“Kita
memiliki beragam potensi pariwisata, namun belum bisa dikatakan bahwa potensi
itu otomatis menjadi tujuan wisata sesungguhnya, karena masih banyak hal yang
harus dibenahi. Kendati demikian, kita
harus berani memulai dari sekarang dan tidak bisa menunda lagi,” kata Agus Boli
kepada jurnaltimur, di sela-sela acara peluncuran Tour de Flores 2017, di
Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu
(5/7/2017)
Menurut Agus
Boli, untuk menjadikan Flotim sebagai tujuan wisata, mau tidak mau
kabupaten Flotim harus dapat memperkenalkan potensi melalui kegiatan-kegiatan
bertaraf nasional dan internasional, salah satunya dengan ikut berpartisipasi
dalam Tour de Flores.
“Nah, karena kita baru memulai investasi, maka
kita harus nebeng pada event-event
nasional maupun internasional. Tour de Flores adalah salah satu event
internasional," ujarnya,
![]() |
| Agus Payong Boli |
Dikatakannya, sekarang ini
tidak bisa segera mendapatkan keuntungan langsung dari penyelenggaraan event -
event, tapi dengan jalan itu Flotim akan dikenal, tidak saja untuk para
wisatwan, melainkan juga para investor.
“Memang, kita tidak bisa merasakan keuntungan
langsung dari kegiatan Tour de Flores, akan tetapi ini permulaan dan pintu
masuk kita melakukan investasi di bidang pariwisata,” jelasnya.
Dia
mengatakan, dalam kegiatan Tour de
Flores 2017, pemerintah kabupaten Flores Timur dengan kemampuan yang dimiliki
akan berusaha semaksimal sebagai tuan
rumah pembukaan Tour de Flores, agar event ini berjalan sukses.
“Saya tadi
sudah bicara dengan Pak Menteri Pariwisata dan mengajak beliau untuk datang ke
Larantuka dalam pembukaan nanti, tetapi beliau mengatakan sudah lebih dulu memiliki
acara sehingga beliau hanya hadir di Labuan Bajo. Pada kesempatan lain Beliau akan menyiapkan waktu
untuk datang ke Larantuka,” katanya.
Agus berharap,
agar tidak saja pemerintah Flores Timur tapi juga seluruh masyarakat Flotim
dimana pun berada dapat memperkenalkan Flotim sebagai daerah yang memiliki
potensi pariwisata baik panorama alam maupun budaya.
“Ya.. kita
harus memperkenalkan Flores Timur di setiap kesempatan, dan mengundang sebanyak
orang untuk berkunjung ke wilayah kita,” ujarnya.
Tour de
Flores 2017
Tour de
Flores (TdF) 2017 merupakan kegiatan berskala internasional dan diawasi
langsung oleh United Cycling Internationale (UCI).Rencananya bakal diikuti 20
tim yang terdiri atas 16 tim luar negeri dan empat tim dalam negeri. Peserta
dari luar negeri antara lain Inggris, Uni Eropa, Afrika, Jepang, Afrika, Korea
Selatan, China, Australia, Thailand, dan Malaysia.
Kegiatan Tour
de Flores digelar 14-19 Juli 2017 itu
akan mengambil start dari Larantuka hingga finish di Labuan Bajo, Manggarai
Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini merupakan gabungan dari kegiatan
olahraga dan pariwisata (sport tourism). Acara sport tourism memiliki dampak
tak langsung dibandingkan dampak langsung secara pariwisata.
![]() |
| Pemukulan Gong oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto : Ben/JurnalTimur) |
Menpar Arief
Yahya saat melauncing Tour de Flores 2017, di Balairung Soesilo Sudarman,
Jakarta, Rabu 5 Juli 2017. mengatakan Tour de Flores kali ini akan berbeda dari
tahun sebelumnya. Kombinasi acara untuk event kali ini semakin banyak.
"Kalau
tahun lalu hanya sport saja, tahun ini akan diadakan festival budaya dan ada
lomba foto instagram untuk Pesona Flores/Wonderful Flores. Ada juga selfie dan
lomba selfie untuk Wonderful Land Best Spo," kata Menpraf.
Wakil
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Benny Alexander Litelnoni dalam jumpa pers di
Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata,
Jakarta, Rabu (5/7/2017), mengatakan Tour de Flores 2017 bertujuan untuk
mempromosikan dan mengangkat pariwisata Flores.
Selain itu, kata Litelnoni, Tour de Flores
diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur Nusa Tenggara Timur baik di
darat, laut, maupun udara.(*)



Tidak ada komentar