BreakingNews

Angin Kencang Landa Larantuka, Puluhan Rumah Rusak

Pohon tumbang dan puluhan rumah rusak akibat angin kencang yang melanda kota Larantuka. (Foto : Andro Aliandoe)  

JURNALTIMUR.COM,- Hujan disertai angin kencang melanda kota Larantuka, Ibukota Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dalam dua hari terakhir, yakni Senin dan Selasa, (6-7/02/2017), mengakibatkan  puluhan rumah rusak dan sejumlah pohon tumbang.  Pada Senin (6/2/2017) seorang warga yang juga PNS atas nama  John Pati Diaz meninggal karena tertimpah pohon.

Menurut perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) El Tari Kupang, Sti Nenotek seperti dikutip dari beberapa media lokal NTT kecepatan angin di Flores Timur pada Senin (6/2/2017) mencapai 40 knot. 

Hujan dan angin kencang juga melanda hampir seluruh Flores yang menyebabkan rumah rusak dan pohon tumbang. Di kota Maumere, Kabupaten Sikka  angin kencang mengakibatkan puluhan pohon di dalam kota tumbang dan menutupi badan jalan

Tak hanya di Flores Timur, hujan dan angin kencang pun melanda baberapa daerah di TTU dan Belu. Beberapa rumah warga rusak akibat longsor. 

Cuaca buruk yang melanda hampir semua wilayah NTT memaksa semua pelayaran feri yang dioperasikan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan tidak berlayar hingga 10 Februari 2017.


General Manager PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Kupang Arnoldus Yansen, di Kupang, Senin (6/2),  sebagaimana dikutip dari Kompas (7/2/2017), mengatakan, delapan feri yang berlabuh di Dermaga Bolok, Kupang, dan tiga feri yang berlabuh di Labuan Bajo tidak beroperasi sejak Senin (6/2).


Gubernur NTT telah mengeluarkan surat imbauan kepada semua operator pelayaran termasuk operator pelayaran rakyat di NTT supaya tidak berlayar. (*) 

Tidak ada komentar